Langsung ke konten utama

MANUSIA JUGA BISA MENJILAT


Ada seorang remaja yg tinggal drumah pinggir
hutan.ia tinggal bersama seekor anjing
peliharaannya.anjing tsb bila malam akan tidur
dikolong ranjang anak tersebut.bila anak remaja tsb terbangun dimalam hari utk memastikan anjingnya
tetap ada ia akan mengulurkan tangannya kebawah
ranjang.anjing tsb akan menjilat tangan tsb.hingga
pada suatu malam,anak tsb terbangun karna
mendengar suara tetesan air dikamar mandi tes tes
tes.

dia pun mengulurkan tangannya kebawah ranjang dan terasa ada yg menjilat.yg berarti anjingnya masih ada.dia pun segera tidur kembali.akan tetapi tak lama
dia terbangun kembali karna mendengar bunyi yg
sama.ia pun kembali melakukan hal yg sama yaitu
mengulurkan tangan,dan anjingnya masih menjilat
tangannya.dia segera tidur,dan tak lama kembali terbangun karna masih mendengar bunyi tetesan air
di kamar mandi.karna tak kuasa menahan rasa ingin
tahu,ia pun beranjak bangun dan menuju kamar
mandi.

dag dig dug jantungnya berdetak karna menahan
rasa penasaran/takut ketika akan membuka pintu
kamar mandi.ia pun segera membuka pintu kamar
mandi lebar lebar dan "aaaaaaaa" dia terpekik
nyaring saking kagetnya karna ia melihat anjingnya
tergantung terbalik dgn kepala dibawah yg bekas dipotong.sehingga darahnya trus menetes ke
lantai.dan ketika ia melihat didinding kamar
mandinya,ia membaca tulisan yg ditulis
menggunakan darah anjing tsb tulisan itu adalah
"MANUSIA JUGA BISA MENJILAT"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Hantu TPU Karet Bivak Jakarta

cerita Legenda Cerita hantu TPU karet Bivak ini dialami oleh seorang sopir taksi di Jakarta yang mendapat penumpang 3 wanita cantik. Ketika taksi telah berada di sekitar TPU salah seorang penumpang baru berbicara dan memerintahkan taksi agar memutar arah. Tanpa ada kecurigaan Sopir taksi ini pun menuruti perkataan ketiga cewek tersebut. Setelah sepanjang jalan akhirnya sampailah ke tempat tujuan, dan salah satu wanita tersebut akhirnya turun dan meminta sopir taksi tersebut menunggu. Setelah sekian lama akhirnya sopir taksi tersebut penasaran dan akhirnya menoleh ke belakang, setelah menoleh dia pun pingsan dan akhirnya ditemukan oleh warga sekitar. Kejadian belum berakhir, warga berbondong bondong menuju ke lokasi dan terheran heran ada taksi di pemukiman mereka. Bagaimana tidak heran ketika jalan di pemukiman mereka hanya ada gang sempit yang hanya muat untuk motor. Sang sopir pun akhirnya di introgasi dan menceritakan ceritanya. Sopir tersebut ternyata tadi malam menganggap pemukima...

Anak Yang Bisa Melihat Masa Lalu

Kiriman member : Yuriko Ville Maaf bos saya ingin berbagi kisah nyata yang di alami anak teman sekantor saya....mungkin judulnya Anak bisa melihat masa lalu. waktu itu di tahun 2011 bulannya lupa., Kami pergi ketempat pemancingan di daerah Krawang Jawa Barat, waktu itu kami asyik makan rame-rame di tempat pemancingan tersebut bersama rombongan ( 6 orang), tiba-tiba anak teman saya yang bernama Aziz berkata , mak dulu di situ khan ada orang mati kecebur di kolam, sambil menunjuk pojok kolam...spontan semua kaget dan dan nggak semangat makan.. Teman saya berkata memang siapa yang kecebur nak, Aziz menjawab Abang-abang mak. Rasa agak merinding tetapi tetap melanjutkan acara memancing karena sudah membayar sewa tempat dan ternyata dulunya pernah ada orang meninggal kecebur disitu kata penjaga setempat. Dan di lain hari teman saya mengajak Aziz ke tempat neneknya di daerah Cianjur Jawa Barat...di perempatan jalan sebelum ke rumah neneknya Aziz kembali berkata mak itu dulu ada orang tertabra...

Mitos Dilarang Menindik di Jepang

Kiriman member : Ervan Syah Benang putih adalah sebuah kisah urban legend yang sangat aneh dan sangat terkenal di Jepang tentang bagian organ telinga. Selama tahun 1980an, legenda ini sangat populer di Jepang dan banyak anak-anak yang takut untuk menindik telinga mereka karena mereka percaya bahwa sebuah kisah urban legend itu benar dan nyata. Berawal dari seorang gadis muda yang sangat ingin menindik telinganya, yang konon pada saat itu di Jepang membuat larangan untuk tidak menindik telinga khususnya untuk anak perempuan di bawah umur dan masih bersekolah di sekolah dasar.  Ketika itu, Orang tuanya mengatakan kepadanya bahwa dia terlalu muda untuk menindik telinganya, tetapi dia memohon dan meminta pada orang tuanya dengan berbelas kasihan, dan gadis itu mengatakan bahwa semua gadis-gadis lain di kelasnya telah menindik di telinganya.  Akhirnya, orang tuanya menyetujuinya dan membiarkan dia untuk melakukannya. Mereka memberikanya uang dan menyuruhnya pergi ke sebuah pusat pe...