Langsung ke konten utama

JUM'AT KLIWON


Malam itu udara sangat terasa dingin. Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam. Seperti biasa,Ayu yang selalu disibukkan oleh tugas kuliahnya mau tidak mau harus pulang larut2 malam. Waktu itu jalan masuk gang rumahnya kerap sepi kalau sudah lewat pukul 10 malam.
Ia pun berjalan selangkah2 demi selangkah menuju rumahnya. Langkah sepatunya begitu sangat terdengar. Dan,tiba2 saja diarahkan matanya kearah sebuah batu besar ditengah kegelapan yang ada dipinggir jalan itu. Diatas batu itu samar2 ada seseorang yang sedang duduk2 membelakanginya. Tidak seperti biasanya ada orang disitu jam segini. Pakaian dan dandanannya begitu terlihat rapi. Tidak begitu terlihat apakah seorang wanita ataukah pria. ''Ahh.. Paling cuma orang yang kebetulan duduk2 sambil santai disitu..'' katanya dalam hati.Dilanjutkannya langkahnya dan ia pun sampai dirumah.
Keesokan malamnya pun seperti itu juga. Tepat jam 11, ia pun melihat orang itu lagi. Duduk seperti ada sesuatu yang ditunggunya. Ayu pun cuek dan tidak menghiraukannya. Keesokan2 harinya seperti itu lagi. Semakin lama Ayu pun semakin merasa ada yang aneh dengan orang itu.
Seperti biasa,Ayu pulang melalui jalan itu lagi. Malam itu malam jum'at kliwon. Semilir angin sepoi2 meniup dedaunan. Hujan pun datang rintik2 membasahi tanah. Anjing2 pada menggonggong dengan ributnya. Kali ini Ayu merasa takut melewati batu besar itu lagi. ''Kenapa aku tiba2 takut ya??'' gerutunya. ''Ahh.. Peduli amat..'' katanya lagi. Ia pun terus melajukan langkahnya supaya cepat2 sampai rumah.
Diarahkan matanya untuk melihat kearah batu itu lagi. Apa yang terjadi? Orang itu tidak ada. Diusapnya matanya seakan tidak percaya akan hal itu. ''Kemana dia ya??'' sahutnya pelan. Bulu kuduknya pun berdiri,jantungnya berdegup kencang.
Ia pun mempercepat langkahnya. Semakin lama semakin cepat. Dan tiba2 ada sesuatu yang lewat didepannya. ''Wuussshhhh...'' berwarna hitam dan besar. Keringatnya pun mengalir deras. ''Ya Tuhan,apa tadi itu?'' katanya sambil mempercepat langkahnya. Lalu,seperti ada yang menahannya dari belakang,langkahnya terasa berat. ''Tolooonnggg.. Tolooonnggg.. Tolooonnggg..!!!'' teriaknya. Tidak ada orang yang mendengar. Semua sudah pada tidur. Jarak kerumahnya pun masih jauh.
Tiba2 langkahnya pun ringan. Ia pun lari sekuat tenaga. ''Hanttuuu...!!!'' teriaknya memecah heningnya malam. Tiba2 saja dari arah depan ada seorang pria yang sedang berjalan kearahnya. Ayu pun menghampirinya. ''Pak.. Pak.. Hantu pak.. Hantu..'' katanya ngos2an. ''Dimana nak?'' tanya pria itu dengan suara serak. ''Disana pak,disana..'' jelasnya sambil memandang dan menunjuk kearah tempat ia diganggu tadi. Ketika ia melihat lagi kearah pria itu,alangkah terkejutnya ia,pria itu hilang tak berbekas. ''Lohh.. Pak.. Pak.. Dimana bapak?'' teriaknya.
Tanpa pikir panjang,ia pun lari seribu langkah. Lalu tanpa sengaja ia memandang keatas sebuah pohon besar. Ada sesosok makhluk yg tinggi besar,hitam dan bertaring sedang berayun2. Ayu pun menjerit lagi ''Ya Tuhan, hantuuu...''. Makhluk itu pun melompat kebawah untuk menangkap Ayu. ''Zzaapppp....'' lalu terbangunlah Ayu dari mimpi indahnya.
/SELESAI/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Hantu TPU Karet Bivak Jakarta

cerita Legenda Cerita hantu TPU karet Bivak ini dialami oleh seorang sopir taksi di Jakarta yang mendapat penumpang 3 wanita cantik. Ketika taksi telah berada di sekitar TPU salah seorang penumpang baru berbicara dan memerintahkan taksi agar memutar arah. Tanpa ada kecurigaan Sopir taksi ini pun menuruti perkataan ketiga cewek tersebut. Setelah sepanjang jalan akhirnya sampailah ke tempat tujuan, dan salah satu wanita tersebut akhirnya turun dan meminta sopir taksi tersebut menunggu. Setelah sekian lama akhirnya sopir taksi tersebut penasaran dan akhirnya menoleh ke belakang, setelah menoleh dia pun pingsan dan akhirnya ditemukan oleh warga sekitar. Kejadian belum berakhir, warga berbondong bondong menuju ke lokasi dan terheran heran ada taksi di pemukiman mereka. Bagaimana tidak heran ketika jalan di pemukiman mereka hanya ada gang sempit yang hanya muat untuk motor. Sang sopir pun akhirnya di introgasi dan menceritakan ceritanya. Sopir tersebut ternyata tadi malam menganggap pemukima...

Cerita Hantu, Inilah Game hantu yang Wajib Kamu Coba!!

Cerita Hantu, Inilah Game hantu yang Wajib Kamu Coba!! Indonesia sekarang sudah bisa membuat game-game yang lumayan berkualitas dengan efek 3d, dan karena game horornya yang membuat orang indonesia, maka otomatis yang jadi hantunyapun hantu lokal, seperti pocong, kuntilanak dan lain-lain. langsung saja ke game yang pertama   Cerita Hantu, Inilah Game hantu yang Wajib Kamu Coba!! 1. Dread Out Pertama Game hantu yang Wajib Kamu Coba yang di usung digital happines ini bercerita tentang anak sma bernama linda yang sedang menjalani liburan bersama temannya, tapi di tengah perjalanan entah kenapa si Linda ini terbangun di dalam sebuah gubuk, linda harus mencari jalan keluar dari tempat ini sebelum jadi mangsa hantu di dalam gubuk tersebut. Disini linda memakai kamera handphone supaya bisa melihat hantu yang bergentayangan, biasanya yang sering muncul kuntilanak, dan kalau tidak salah cara mengalahkan hantunya yaitu dengan menyalakan blitz kamera ke hantu tersebut beberapa kali. ini sit...

Lelegom

. Author: Aslan Yakuza . . Dulu, di sebuah  perkampungan  yang berada di tengah hutan, terbesit cerita menyeramkan. Seluruh penduduknya dihantui rasa takut akan kedatangan makhluk besar, berbulu, dengan wajah mirip kera namun mulutnya lebar nyaris ke telinga. . Makhluk itu dijuluki warga sekitar dengan nama: Lelegom. Nama itu diberikan oleh salah seorang warga yang katanya pernah melihat sosok makhluk tersebut saat mendatangi rumahnya dan menculik sang istri. . "Dia mendobrak pintu belakang dan langsung menyerangku hingga pinsan," kata lelaki kurus itu, kepada ketua desa dan warga setempat. "Makhluk itu sangat besar, hampir dua kali lipat dibanding saya," lanjutnya. "Tapi, aku sempat melihat jelas sosok makhluk berbulu itu. Mulutnya lebar, giginya besar-besar, dan di bibirnya yang agak jontor itu ada kumis seperti ikan lele," tutup lelaki itu. . Sejak saat itu warga desa makin waspada. Jangankan malam tiba, siang hari saja penduduk di sana ekstra waspada k...