Langsung ke konten utama

[Nyata] Misteri Toilet Umum

Malam itu aku baru selesai menonton sebuah film di bioskop. Pada awalnya aku berniat menonton Sadako vs Kayako, namun niat itu harus aku batalkan karena saat itu sangat penuh sehingga aku memilih menonton sebuah film yang aku lupa apa judulnya.

Tepat pukul  setengah 8 malam aku selesai menonton film dan langsung bergegas ke parkiran karena orang tua sudah menunggu di mobil untuk pulang. Diperjalanan pulang aku hanya diam saja di mobil dengan sesekali bermain smartphone dan mengobrol dengan orang tua dan adikku.

Sesampainya disebuah rest area, aku dan ibuku turun dari mobil. Aku ke Toilet dan ibuku ke KFC, sedangkan ayah dan adikku di mobil.

Saat itu keadaan toilet sangat sepi dari luar padahal biasanya rame, saat masuk ke Toilet aku melihat seorang anak kecil berdiri dipojokan toilet didepan pintu bilik WC yang terbuka namun karena sudah terlalu kebelet aku tidak terlalu mempedulikannya walau tetap ada rasa penasaran. Saat aku membuka pintu bilik WC ternyata ada seseorang juga yang membuka pintu bilik WC sebelah dari dalam, saat aku masuk bilik WC tersebut aku merasakan kejanggalan. Biasanya seorang wanita setelah dari WC pasti mencuci tangannya atau berkaca terlebih dahulu untuk memperbaiki riasannya, namun itu semua tidak terjadi dan keadaan menjadi sangat sunyi seakan tidak ada siapa-siapa selain aku.

Lalu selesai dari WC akupun mencuci tangan, saat hendak keluar toilet tiba-tiba ada suara anak-anak. Yang terdengar hanya suara anak-anak tersebut, saat aku menengok kebelakang kearah pojok WC dimana anak kecil tadi berada ternyata tidak ada siapa-siapa dan semua pintu bilik WC terbuka. Saat itupun aku bergegas pergi meninggalkan toilet.

Kejadian tadi masih terpikirkan olehku, aku terus bertanya-tanya pada diriku sendiri tentang apa yang barusan terjadi. "Untuk apa seorang anak kecil berdiri dipojokan toilet? menunggu bilik WC yang kosong? tapi saat itu pintu bilik WC terbuka, kenapa dia tidak masuk saja?" pikirku curiga terhadap anak kecil itu. "Tidak seperti biasanya seorang perempuan dari WC tidak cuci tangan terlebih dahulu, apalagi keadaan saat itu sangat sunyi seakan hanya ada aku sendiri disana" pikirku curiga. "lalu suara apa tadi? kenapa bisa ada suara padahal saat itu hanya ada aku seorang" pikirku terhadap suara itu.

Memang kalau dipikir semuanya sangat aneh, buat apa seseorang menunggu bilik WC kosong padahal didepannya pun pintu bilik WC terbuka, lalu (mungkin) seorang perempuan selesai dari bilik WC tidak mencuci tangan bahkan seperti tidak ada orang lain saat itu selain aku, dan yang terakhir suara darimanakah yang muncul?. adakah hubungannya dengan film horor yang aku saksikan sebelumnya? atau hanya ulah hantu-hantu usil?

-------------------------------------------------
CREDIT
Cerita asli dari : NLRA (Bukan nama asli)
-------------------------------------------------


Punya pengalaman atau cerita mistis? kirimkan saja ceritamu dalam bentuk teks ke richieimani1.ri@Gmail.com dan buat ribuan pembaca merinding membaca ceritamu!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Hantu TPU Karet Bivak Jakarta

cerita Legenda Cerita hantu TPU karet Bivak ini dialami oleh seorang sopir taksi di Jakarta yang mendapat penumpang 3 wanita cantik. Ketika taksi telah berada di sekitar TPU salah seorang penumpang baru berbicara dan memerintahkan taksi agar memutar arah. Tanpa ada kecurigaan Sopir taksi ini pun menuruti perkataan ketiga cewek tersebut. Setelah sepanjang jalan akhirnya sampailah ke tempat tujuan, dan salah satu wanita tersebut akhirnya turun dan meminta sopir taksi tersebut menunggu. Setelah sekian lama akhirnya sopir taksi tersebut penasaran dan akhirnya menoleh ke belakang, setelah menoleh dia pun pingsan dan akhirnya ditemukan oleh warga sekitar. Kejadian belum berakhir, warga berbondong bondong menuju ke lokasi dan terheran heran ada taksi di pemukiman mereka. Bagaimana tidak heran ketika jalan di pemukiman mereka hanya ada gang sempit yang hanya muat untuk motor. Sang sopir pun akhirnya di introgasi dan menceritakan ceritanya. Sopir tersebut ternyata tadi malam menganggap pemukima...

Anak Yang Bisa Melihat Masa Lalu

Kiriman member : Yuriko Ville Maaf bos saya ingin berbagi kisah nyata yang di alami anak teman sekantor saya....mungkin judulnya Anak bisa melihat masa lalu. waktu itu di tahun 2011 bulannya lupa., Kami pergi ketempat pemancingan di daerah Krawang Jawa Barat, waktu itu kami asyik makan rame-rame di tempat pemancingan tersebut bersama rombongan ( 6 orang), tiba-tiba anak teman saya yang bernama Aziz berkata , mak dulu di situ khan ada orang mati kecebur di kolam, sambil menunjuk pojok kolam...spontan semua kaget dan dan nggak semangat makan.. Teman saya berkata memang siapa yang kecebur nak, Aziz menjawab Abang-abang mak. Rasa agak merinding tetapi tetap melanjutkan acara memancing karena sudah membayar sewa tempat dan ternyata dulunya pernah ada orang meninggal kecebur disitu kata penjaga setempat. Dan di lain hari teman saya mengajak Aziz ke tempat neneknya di daerah Cianjur Jawa Barat...di perempatan jalan sebelum ke rumah neneknya Aziz kembali berkata mak itu dulu ada orang tertabra...

Mitos Dilarang Menindik di Jepang

Kiriman member : Ervan Syah Benang putih adalah sebuah kisah urban legend yang sangat aneh dan sangat terkenal di Jepang tentang bagian organ telinga. Selama tahun 1980an, legenda ini sangat populer di Jepang dan banyak anak-anak yang takut untuk menindik telinga mereka karena mereka percaya bahwa sebuah kisah urban legend itu benar dan nyata. Berawal dari seorang gadis muda yang sangat ingin menindik telinganya, yang konon pada saat itu di Jepang membuat larangan untuk tidak menindik telinga khususnya untuk anak perempuan di bawah umur dan masih bersekolah di sekolah dasar.  Ketika itu, Orang tuanya mengatakan kepadanya bahwa dia terlalu muda untuk menindik telinganya, tetapi dia memohon dan meminta pada orang tuanya dengan berbelas kasihan, dan gadis itu mengatakan bahwa semua gadis-gadis lain di kelasnya telah menindik di telinganya.  Akhirnya, orang tuanya menyetujuinya dan membiarkan dia untuk melakukannya. Mereka memberikanya uang dan menyuruhnya pergi ke sebuah pusat pe...