Langsung ke konten utama

Arak-arakan Mayat

Aku Joni, seorang karyawan BUMN di Karawang, umurku 30 tahun. suatu pagi aku bangun dan sarapan bersama keluarga, kami memang sudah membudayakan untuk makan bersama, setelah sarapan maka aku langsung bersiap-siap berangkat kerja dan mengantar seorang anakku yang masih duduk di bangku SMP yang sekolah itu milik perusahaan aku bekerja. aku kecup kening istriku, anakku mencium tangan ibunya dan kami berpamit untuk berangkat. sama seperti pagi-pagi biasanya kami berangkat dengan penuh semangat.

Sesampainya di sekolah anakku, dia langsung pamit kepadaku dan masuk ke dalam sekolahnya sedangkan aku kembali melanjutkan perjalanan menuju perusahaan. saat sesampainya di perusahaan, aku langsung melakukan absen dan menuju tempat kerja. saat di tempat kerja aku langsung menyalakan komputer dan menyalakan laptop pribadiku, ya saat itu pekerjaan sedang sangat amat banyak. tak terasa sudah saatnya jam istirahat. aku turun ke kantin dan berkumpul dengan teman-teman, saat mengobrol kata salah seorang temanku yang memang 1 perumahan denganku kalau seorang orang tua yang sangat tua di lingkungan kita itu meninggal semalam. menurut keterangan tetangga, beliau meninggal karena serangan jantung. "ah sudahlah, wajar seperti itu" ucapku dalam hati, namun temanku itu bilang "padahal dia enggak punya riwayat jantung!". namun aku tidak terlalu memikirkannya karena mungkin bisa saja karena faktor usia. saat waktu istirahat sudah habis maka kami kembali ke tempat masing-masing untuk kembali melanjutkan pekerjaan.

Ketika bel tanda waktu pulang sudah tiba alias sudah pukul 16:30 maka aku langsung menuju sekolah anakku yang hari itu ada ekskul sehingga pulang sore. "pas!" ucapku dalam hati karena aku sampai di sekolah tepat saat anakku sudah waktunya pulang, dia langsung naik mobil dan salim kepadaku kemudian kita langsung menuju rumah. saat sampai di lingkungan perumahan aku melihat rombongan mengarak mayat, "siapa yang meninggal?" namun anakku bilang "emang ada?" lalu aku jawab "ada, itu liat di depan". namun aku terkejut, dia mengatakan "gak ada apa-apa pah". aku langsung gugup, saat aku masuk ke gang untuk ke rumah aku lagi-lagi melihat arakan mayat tapi saat aku tanya ke anakku dia tetap mengatakan "gak ada apa-apa pah" bahkan kali ini dia bilang "papah gak usah bikin aku takut, aku bukan anak kecil pah!". lalu aku berusaha tenang sebisa mungkin. aku belok ke kiri dan ada lagi! "kalau aku bilang, anak juga gak akan percaya mungkin halusinasi, lanjutkan saja lah!" pikirku dalam hati, aku tetap ngegas walau jalan itu hanya 1 arah sehingga aku dan arakan mayat itu saling berpaprasan. "PAH!!!!" anakku teriak, "Itu ada arakan mayat kok malah ngegas sih!". aku langsung ngerem mendadak dan terkejut anakku mengatakan itu ada arakan mayat. aku hanya menjawab "iya de, papah minggir disini aja biar rada luwas" bela ku.

saat arakan mayat itu melewati samping mobilku, aku merasa gugup, tegang, takut, bahkan berkeringat. setelah arakan mayat itu lewat, maka aku kembali ngegas mobil. 2 belokan lagi untuk sampai ke rumah, saat aku belok lagi dan lagi-lagi arakan mayat! "Sialan!!" ucapku kesal dalam hati. kali ini aku bertanya ke anakku, "de, kamu liat arakan mayat di depan?" anakku menjawab "gak ada apa-apa pah... plis deh". aku telan ludah, dan dalam hati sambil berdoa, aku ngegas mobil dan menabrak arakan mayat itu tapi ternyata tembus! aku langsung merinding saat itu. dan belokan terakhir, alhamdulillah gak ada apa-apa dan sampailah kita di rumah.

aku menceritakan hal tersebut ke istriku, dan kata istriku seorang kakek-kakek yang sudah sangat tua di perumahan ini meninggal malam tadi di rumah sakit karena serangan jantung padahal keluarga menuturkan bahwa beliau tidak memiliki riwayat jantung sama sekali sejak muda. entahlah arak-arakan mayat yang berkali-kali aku lihat itu siapa, namun kejadian ini mengingatkan dan memberi pelajaran kepadaku bahwa KEMATIAN akan datang menjemput siapapun, dimanapun, kapanpun dengan cara apapun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Hantu TPU Karet Bivak Jakarta

cerita Legenda Cerita hantu TPU karet Bivak ini dialami oleh seorang sopir taksi di Jakarta yang mendapat penumpang 3 wanita cantik. Ketika taksi telah berada di sekitar TPU salah seorang penumpang baru berbicara dan memerintahkan taksi agar memutar arah. Tanpa ada kecurigaan Sopir taksi ini pun menuruti perkataan ketiga cewek tersebut. Setelah sepanjang jalan akhirnya sampailah ke tempat tujuan, dan salah satu wanita tersebut akhirnya turun dan meminta sopir taksi tersebut menunggu. Setelah sekian lama akhirnya sopir taksi tersebut penasaran dan akhirnya menoleh ke belakang, setelah menoleh dia pun pingsan dan akhirnya ditemukan oleh warga sekitar. Kejadian belum berakhir, warga berbondong bondong menuju ke lokasi dan terheran heran ada taksi di pemukiman mereka. Bagaimana tidak heran ketika jalan di pemukiman mereka hanya ada gang sempit yang hanya muat untuk motor. Sang sopir pun akhirnya di introgasi dan menceritakan ceritanya. Sopir tersebut ternyata tadi malam menganggap pemukima...

Cerita Hantu, Inilah Game hantu yang Wajib Kamu Coba!!

Cerita Hantu, Inilah Game hantu yang Wajib Kamu Coba!! Indonesia sekarang sudah bisa membuat game-game yang lumayan berkualitas dengan efek 3d, dan karena game horornya yang membuat orang indonesia, maka otomatis yang jadi hantunyapun hantu lokal, seperti pocong, kuntilanak dan lain-lain. langsung saja ke game yang pertama   Cerita Hantu, Inilah Game hantu yang Wajib Kamu Coba!! 1. Dread Out Pertama Game hantu yang Wajib Kamu Coba yang di usung digital happines ini bercerita tentang anak sma bernama linda yang sedang menjalani liburan bersama temannya, tapi di tengah perjalanan entah kenapa si Linda ini terbangun di dalam sebuah gubuk, linda harus mencari jalan keluar dari tempat ini sebelum jadi mangsa hantu di dalam gubuk tersebut. Disini linda memakai kamera handphone supaya bisa melihat hantu yang bergentayangan, biasanya yang sering muncul kuntilanak, dan kalau tidak salah cara mengalahkan hantunya yaitu dengan menyalakan blitz kamera ke hantu tersebut beberapa kali. ini sit...

Lelegom

. Author: Aslan Yakuza . . Dulu, di sebuah  perkampungan  yang berada di tengah hutan, terbesit cerita menyeramkan. Seluruh penduduknya dihantui rasa takut akan kedatangan makhluk besar, berbulu, dengan wajah mirip kera namun mulutnya lebar nyaris ke telinga. . Makhluk itu dijuluki warga sekitar dengan nama: Lelegom. Nama itu diberikan oleh salah seorang warga yang katanya pernah melihat sosok makhluk tersebut saat mendatangi rumahnya dan menculik sang istri. . "Dia mendobrak pintu belakang dan langsung menyerangku hingga pinsan," kata lelaki kurus itu, kepada ketua desa dan warga setempat. "Makhluk itu sangat besar, hampir dua kali lipat dibanding saya," lanjutnya. "Tapi, aku sempat melihat jelas sosok makhluk berbulu itu. Mulutnya lebar, giginya besar-besar, dan di bibirnya yang agak jontor itu ada kumis seperti ikan lele," tutup lelaki itu. . Sejak saat itu warga desa makin waspada. Jangankan malam tiba, siang hari saja penduduk di sana ekstra waspada k...